
Jual Freon Refrigerant
Sedia tabung gas freon untuk AC, kulkas, dan mobil semua tipe, harga murah.
Freon gas merupakan suatu senyawa atau campuran dari beberapa senyawa, biasanya berupa cairan, yang biasa digunakan pada mesin pompa panas, dan sistem refrigerasi, dimana cairan dirubah dari bentuk cair menjadi bentuk gas, dan dirubah kembali dari bentuk gas ke bentuk cair, begitu seterusnya.Pada awalnya Freon yang umum digunakan adalah Sulfur dioksida, metil klorida, dan amonia, namun karena bersifat racun, maka penggunaanya dihentikan ketika diperkenalkan fluida pendingin generasi CFC (Chloro fluoro carbon), namun penggunaan CFC juga mempunyai kelemahan, yakni merupakan suatu senyawa yang bisa merusak ozon, demikian juga dengan golongan HCFC (Hydro Fluor Chloro Carbon). Oleh karena itulah senyawa refrigerant yang berpotensi merusak ozon ODP>0, dibatasi penggunaannya, dan dijadwalkan untuk tidak digunakan lagi menurut Montreal Protocol.
Selain ODP, juga terdapat istilah GWP (Global Warming Potentisal) , yakni suatu nilai yang dimiliki oleh suatu rerigerant, yang menentukan seberapa besarnya potensi untuk menjadi gas rumah kaca (Sebagai pembanding, Nilai GWP CO2 adalah 1)
Refrigerant juga merupakan suatu penamaan umum atau nama generik suatu senyawa fluida pendingin, namun umumnya kita kenal dengan kata freon gas, kata “Freon” itu sendiri merupakan suatu merek dagang yang dimiliki oleh E.I du Pont de Nemours & Company.
Terdapat banyak sekali jenis freon yang pernah digunakan oleh manusia, contohnya r22, r13a, r404a, r407c, r410a, r32 , r141b, r417a, dan lain lain.
Refrigerant R134a

Freon gas R 134a Biasanya digunakan sebagai media pendingin untuk refrigerasi dan pendingin ruangan untuk otomotif, freon ac mobil, biasa juga digunakan untuk blowing agent pada industri busa, aerosol , propelan.
Refrigerant 134a / Freon R134a
Memiliki nama kimia 1,1,1,2-Tetrafloroetana, atau disebut juga sebagai tetrafloroetana, R 134a , Genetron 134a, Freon 134a ataupun HFC 134a, Dupont 134a, Genetron 134a. Freon 134a adalah refrigerant haloalkana yang tidak menyebabkan penipisan ozon dan memiliki sifat-sifat yang mirip dengan R12 (diklorodiflorometana). Freon 134a rumus molekul CH2FCF3 dan titik didih pada -26,3C (-15,34F).
SIFAT FISIK REFRIGERANT R134a (FREON)
| Formula Molekul | CH2FCF3 |
|---|---|
| Berat Molekul | 102,03 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -26,10 |
| Titik Beku 101,3KPa | -96,6o |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1188,10 |
| Suhu Kritis (°C) | 101,10 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 4,06 |
| ODP | 0 |
| GWP | 1300 |
Tetrafluoroethane (HFC-134a) digunakan sebagai refrigerant (obat pendingin) pada AC mobil, rumah tangga dan pendingin komersial. HFC-134a juga dapat digunakan sebagai aerosol, zat tahan api, dan blowing agent di farmasi, agro-kimia, kosmetik dan cleaning sectors.
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,90% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | – |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Refrigerant R22

Freon R22 atau Refrigerant R22 (HCFC-22) adalah refrigerant yang telah lama digunakan pada sistem pendingin seperti AC split, AC sentral, chiller, dan freezer. Hingga saat ini, R22 masih banyak dipakai, terutama pada unit pendingin generasi lama yang memang dirancang khusus menggunakan refrigerant ini.
Freon gas R22 digunakan sebagai refrigerant yang umum dipakai dalam unit pendingin ruangan /AC, biasanya digunakan untuk aplikasi suhu medium dan suhu tinggi. Polarin menyediakan Freon R22 original dan berkualitas, ditujukan untuk kebutuhan servis, pengisian ulang, maupun perawatan sistem pendingin agar tetap bekerja stabil dan efisien.
Rerigerant 22 / Freon R22
Memiliki nama senyawa CHLORODIFLUOROMETHANE atau difluoromonochloromethane yang merupakan senyawa dari golongan HCFC. Gas freon ini tidak berwarna, biasanya digunakan sebagai propelan dan sebagai refrigerant. Freon r22 sedang dihapus di negara maju dikarenakan berpotensi menipiskan ozon dan berpotensi dalam pemanasan global. Jika Anda ingin memahami lebih dalam mengenai definisi, fungsi, dan cara kerja Freon R22, silakan baca artikel lengkap berikut Apa Itu Freon AC R22.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R22 (FREON)
| Formula Molekul | CHCIF2 |
|---|---|
| Berat Molekul | 86,47 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -40,80 |
| Titik Beku 101,3KPa | -160,oo |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1174,20 |
| Suhu Kritis (°C) | 96,20 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 4,99 |
| ODP | 0,0034 |
| GWP | 1700 |
| Aplikasi | AC, Chiller, Freezer |
| Sistem | Pendingin generasi lama |
| Bentuk | Gas bertekanan |
| Kemasan | Tabung |
Chlorodifluoromethane (HCFC-22) memiliki sifat tidak berwarna, tidak beracun, tidak mudah terbakar dan cairan jernih. Memiliki kestabilan termal dan kimia yang sangat baik dan tidak membuat korosi logam. Aplikasi utama meliputi refrigerant (-80°C grade), bahan baku untuk produksi PTFE.
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,90% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | – |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Varian & Produk Freon R22 yang Tersedia
Polarin menyediakan beberapa pilihan produk Freon R22 original, di antaranya:
- Honeywell Genetron R22: Cocok untuk kebutuhan profesional dengan kualitas terjamin.
- Chemours R22 30lb (13,6 kg): Pilihan ideal untuk servis AC dan kebutuhan proyek.
Keunggulan Freon R22 Dibanding Refrigerant Lain
Meskipun banyak refrigerant baru bermunculan, Freon R22 tetap diminati karena:
| Tekanan Kerja Stabil | Aman untuk kompresor sistem lama. |
| Pendinginan Cepat dan Konsisten | Cocok untuk kebutuhan pendinginan harian maupun komersial. |
| Mudah dalam Proses Servis | Hampir semua teknisi HVAC memahami karakter R22. |
| Tidak Memerlukan Modifikasi Sistem | Berbeda dengan refrigerant alternatif yang sering membutuhkan penyesuaian besar. |
| Lebih Efisien untuk Unit Lama | Konversi refrigerant tanpa perhitungan matang justru berisiko merusak sistem. |
Harga Freon R22
Harga Freon R22 dapat berbeda – beda tergantung dari ukuran tabung, Merek/Brand, dan ketersediaan stok Hal ini yang membuat harga freon R22 tidak ditampilkan secara tetap.
Masih ragu memilih produk Freon R22 yang sesuai?
Tim Polarin siap membantu Anda menentukan solusi terbaik, baik untuk servis, perawatan, maupun penggantian refrigerant.
Refrigerant R404a

Freon gas R 404a merupakan campuran azeotrop dari R125 , R143a , dan R134a, penggunaanya harus dibalik, dimana fase liquid yang dimasukkan dalam sistem, untuk penambahan freon gas tidak disarankan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, refrigerant pada mesin harus dikuras, dan digantikan dengan yang baru, digunakan biasanya untuk sistem pendingin suhu medium, tinggi.
Refrigerant 404a / Freon R404a
Freon 404A (R404A) merupakan freon yang tidak merusak ozon, merupakan campuran azeotropik dari HFC refrigeran R125, R143a, dan R134a ,diformulasikan untuk mencocokkan sifat-sifat dari R502, sehingga berguna untuk berbagai aplikasi suhu pendinginan menengah dan rendah. R404A telah disetujui oleh banyak pabrikan kompresor pendingin , digunakan dalam peralatan pendingin baru, seperti display makanan dan penyimpanan berpendingin, ruang penyimpanan berpendingin, mesin es, transportasi berpendingin, dan proses pendinginan.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R404a (FREON)
| Formula Molekul | – |
|---|---|
| Berat Molekul | 97,60 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -46,60 |
| Titik Beku 101,3KPa | – |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1017,20 |
| Suhu Kritis (°C) | 72,10 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 3,74 |
| ODP | 0 |
| GWP | 3800 |
Sebagai pengganti jangka panjang untuk R22 dan R502, freon R404a digunakan dalam sistem pendingin baik suhu rendah maupun suhu sedang (menengah).
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,8% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | < 0,0001% |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Refrigerant R410a

Freon gas R 410a merupakan campuran azeotrop dari R32 , R125 , penggunaanya juga harus dibalik, dimana fase liquid yang dimasukkan dalam sistem, , digunakan biasanya untuk sistem pendingin udara /suhu tinggi yang memiliki efisiensi yang baik.
Refrigerant 410a/ Freon r410a
Freon 410a (R410A) adalah freon yang tidak merusak ozon,merupakan campuran hidrofluorokarbon (HFC) R32 dan R125, dikembangkan sebagai refrigerant pengganti R22 untuk aplikasi pendingin ruangan / AC saat ini. Karena kapasitas pendingin dan tekanan R410A lebih tinggi dibandingkan dengan r22, maka tidak boleh digunakan sebagai retrofit refrigerant dalam peralatan pendingin R22. Refrigeran 410A harus digunakan dalam sistem baru yang mendukung refrigerant r410a.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R410a (FREON)
| Formula Molekul | – |
|---|---|
| Berat Molekul | 72,53 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -51,53 |
| Titik Beku 101,3KPa | – |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1033 |
| Suhu Kritis (°C) | 72,50 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 4,95 |
| ODP | 0 |
| GWP | 2000 |
Sebagai pengganti jangka panjang untuk R22, R410a digunakan terutama di AC dan sistem pendingin.
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,8% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | < 0,0001% |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Refrigerant R141b

Freon gas R 141b digunakan sebagai refrigerant dengan nama R141B atau HCFC141B, memiliki sifat tidak mudah terbakar, tidak berwarna, Cair dalam kondisi atmosfer dan memiliki bau halus dan mudah menguap, biasanya digunakan untuk blowing agent, dan cairan pemadam.
Refrigerant 141b / Freon R141b
Memiliki nama kimia, 1,1-Dichloro-1-FLUOROETHANE digunakan sebagai refrigerant.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R141b (FREON)
| Formula Molekul | CH3CCL2F |
|---|---|
| Berat Molekul | 116,95 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | 32,00 |
| Titik Beku 101,3KPa | – |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1221,00 |
| Suhu Kritis (°C) | 204,20 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 4,25 |
| ODP | 0,086 |
| GWP | 700,00 |
Dichlorofluoroethane (HCFC-141b) dapat menjad pengganti CFC-11 sebagai foaming agent untuk rigid or soft PU foam without changing process and equipment, atau CFC-113 sebagai pembersih metal dan solder-remover sama baiknya.
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,8% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,002% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | – |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Refrigerant R32

Refrigerant R32 atau yang dikenal juga dengan nama kimia Difluoromethane (CH?F?) adalah salah satu jenis gas pendingin generasi terbaru yang digunakan pada sistem air conditioner (AC) dan berbagai perangkat pendingin lainnya. Dalam beberapa tahun terakhir, R32 semakin populer dan banyak digunakan karena menawarkan berbagai keunggulan dibanding refrigerant sebelumnya, seperti R22 dan R410A.
Mengapa R32 Dikembangkan?
Sebelum R32, refrigerant seperti R22 telah digunakan secara luas. Namun, R22 tergolong sebagai HCFC (Hydrochlorofluorocarbon) yang diketahui dapat merusak lapisan ozon dan memiliki potensi pemanasan global yang tinggi. Kemudian hadir R410A, yang lebih aman terhadap ozon, namun masih memiliki Global Warming Potential (GWP) yang tinggi, yaitu sekitar 2.088.
Sebagai solusi, dikembangkanlah R32 yang memiliki GWP jauh lebih rendah, yakni sekitar 675 — sekitar 70% lebih rendah dibanding R410A. Artinya, R32 memberikan dampak yang jauh lebih kecil terhadap pemanasan global.
Refrigerant R32 merupakan freon yang baru mulai digunakan per januari 2015 di Indonesia, digunakan untuk sistem pendingin udara / AC, memiliki tekanan cukup tinggi dan mampu terbakar, oleh karenanya dalam penanganannya perlu diperhatikan dengan lebih teliti dan seksama.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R32 (FREON)
| Formula Molekul | CH2F2 |
|---|---|
| Berat Molekul | 52,02 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -51,70 |
| Titik Beku 101,3KPa | -136,00 |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 958,00 |
| Suhu Kritis (°C) | 78,20 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 5,80 |
| ODP | 0 |
| GWP | 550,00 |
Refrigerant 407c merupakan campuran azeotrop dari R32, R125 , R134a, penggunaanya juga harus dibalik, dimana fase liquid yang dimasukkan dalam sistem, untuk penambahan freon tidak disarankan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, freon pada mesin harus dikuras, dan digantikan dengan yang baru, digunakan biasanya untuk sistem pendingin udara /suhu tinggi.
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,90% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | – |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Karakteristik dan Keunggulan Refrigerant R32
Aplikasi R32 di Dunia Industri
Saat ini, R32 banyak digunakan pada AC rumah tangga, AC split, hingga sistem VRF (Variable Refrigerant Flow). Banyak produsen ternama seperti Daikin, Panasonic, LG, dan Sharp telah menggunakan R32 pada produk pendingin terbaru mereka karena lebih hemat energi dan ramah lingkungan.
Refrigerant R32 adalah solusi cerdas untuk kebutuhan pendinginan masa kini. Dengan efisiensi energi yang tinggi, dampak lingkungan yang rendah, dan performa yang handal, R32 menjadi pilihan ideal bagi konsumen maupun industri yang ingin beralih ke sistem AC yang lebih modern dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Refrigerant R407c

Freon gas R 407c merupakan campuran azeotrop dari R32, R125 , R134a, penggunaanya juga harus dibalik, dimana fase liquid yang dimasukkan dalam sistem, untuk penambahan freon tidak disarankan, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, refrigerant pada mesin harus dikuras, dan digantikan dengan yang baru, digunakan biasanya untuk sistem pendingin udara /suhu tinggi.
Refrigerant 407c / Freon R407c
Freon 407C (R407C) adalah freon yang tidak merusak ozon, merupakan campuran azeotropik dari HFC refrigeran R32, R125 dan R134a dan telah dirumuskan untuk mendekati sifat-sifat R22. Bisa igunakan dalam aplikasi pendingin udara perumahan dan sistem pendingin komersial, pendingin evaporator non flooded, dan beberapa sistem pendinginan komersial. karena R407C memiliki sifat yang mirip dengan 22, adalah mungkin (dengan modifikasi) menggunakannya dalam peralatan yang sama yang dirancang untuk R22.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R407c (FREON)
| Formula Molekul | – |
|---|---|
| Berat Molekul | 86,20 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -43,80 |
| Titik Beku 101,3KPa | – |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1129,30 |
| Suhu Kritis (°C) | 87,30 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 4,63 |
| ODP | 0 |
| GWP | 1700 |
Sebagai pengganti jangka panjang untuk R22, R407c digunakan terutama di AC dan sistem pendingin non sentrifugal.
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,8% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | < 0,0001% |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Refrigerant R507

Sebagai pengganti jangka panjang untuk R502, freon R507 digunakan terutama dalam sistem pendinginan suhu rendah.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R507 (FREON)
| Formula Molekul | – |
|---|---|
| Berat Molekul | 98,86 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -47,10 |
| Titik Beku 101,3KPa | – |
| Densitas 30°C (kg/m3) | 1021,90 |
| Suhu Kritis (°C) | 70,90 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 3,79 |
| ODP | 0 |
| GWP | 3900 |
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,8% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 0,001% |
| Keasaman | < 0,00001% |
| Residu Penguapan | < 0,01% |
| Kadar Klorida | < 0,0001% |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Refrigerant R600a

Refrigerant R600a, atau dikenal juga sebagai Isobutane, adalah jenis refrigerant hidrokarbon (HC) yang saat ini banyak digunakan sebagai pengganti refrigerant lama seperti R12 dan R134a, khususnya pada aplikasi pendinginan skala kecil hingga menengah. R600a dikenal karena efisiensi energi tinggi, dampak lingkungan rendah, dan performa pendinginan yang stabil.
Di industri pendinginan modern, R600a menjadi standar baru pada kulkas rumah tangga, freezer, showcase pendingin, dan chiller kapasitas kecil, terutama untuk memenuhi regulasi global terkait pengurangan emisi gas rumah kaca. Selain itu, Freon R600a ini dapat digunakan sebagai agen proyektil untuk aerosol dalam pestisida, agen pembersih, cat akrilik, dll. Kunjungi refrigerant lainnya untuk informasih mengenai freon lainnya.
SIFAT FISIK REFRIGERANT R600a (FREON)
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Nama Kimia | Isobutane |
| Kode Refrigerant | R600a |
| Jenis Refrigerant | Hidrokarbon (HC) |
| Berat Molekul | ±58 |
| Titik Didih 101,3KPa (°C) | -11,70 °C |
| Tekanan Absolut (25°C) Mpa | 0,38 |
| Densitas 25°C (kg/m3) | 550,65 |
| Suhu Kritis (°C) | 134,70 |
| Tekanan Kritis (MPa) | 3,64 |
| ODP | 0 |
| GWP | 10,0 |
| Efisiensi Energi | Sangat tinggi |
| Aplikasi Suhu | Rendah – Menengah |
”INDEKS
| Kemurnian | > 99,5% |
|---|---|
| Kandungan Air | < 20 ppm |
| Keasaman | < 1 ppm |
| Residu Penguapan | < 100 ppm |
| Kadar Klorida | – |
| Penampakan | Tidak Berwarna dan Jernih |
| Aroma | Tidak Beraroma |
Keunggulan Refrigerant R600a
| Efisiensi Energi Lebih Tinggi | Refrigerant R600a memiliki koefisien performa (COP) yang lebih baik, sehingga sistem pendingin bekerja lebih efisien dengan konsumsi listrik lebih rendah. Hal ini menjadikan R600a sangat ideal untuk perangkat pendingin yang beroperasi 24 jam seperti kulkas dan freezer. |
| Ramah Lingkungan ODP 0 & GWP Sangat Rendah | – Ozone Depleting Potential (ODP): 0 – Global Warming Potential (GWP) : ±3 Nilai ini jauh lebih rendah dibandingkan R134a maupun R410A, sehingga R600a lebih aman terhadap lapisan ozon dan lingkungan. |
| Performa Pendinginan Stabil | Dengan tekanan kerja yang relatif rendah, R600a memberikan pendinginan yang konsisten, membantu memperpanjang usia kompresor dan komponen sistem lainnya. |
| Pengisian Refrigerant Lebih Sedikit | Sistem yang menggunakan R600a umumnya membutuhkan charge refrigerant lebih kecil, sehingga lebih ekonomis dan efisien. |
Selain R600a, beberapa sistem pendingin juga masih menggunakan refrigerant lain seperti Freon R134a untuk aplikasi suhu medium, Freon R404A untuk freezer komersial, serta Freon R410A pada sistem AC modern.
Butuh Refrigerant R600a Original & Berkualitas?
Pesan sekarang Freon R600a Polarin atau konsultasikan kebutuhan refrigerant Anda dengan tim kami.
Pilih Jenis Refrigerant:
Chat untuk info & harga
Merek Lain


















